December 06, 2011

Commitment



Love isn’t enough to build a relationship. We need more than that.
We love each other, I do love him, but our commitment is weak, and our loneliness is bigger than we think.

Kamu yang berhenti disana dan tidak pernah kembali.
Aku yang duduk terdiam, masih di persimpangan kita.

Kamu yang sayang sama aku, seperti kata kamu. Tapi kamu juga masih berdiri di sisi masa lalu kamu.
Tidak bisakah kita memberi “kita” kesempatan lagi?

Aku berat meninggalkan semuanya, aku berat kehilangan kamu.
Tapi jika keputusan kamu seperti ini, aku mengikutinya.
Dan jika suatu hari, kita kembali bertemu di persimpangan jalan lain, jangan membuang mukamu, kita masih bisa bertegur sapa.
Apa yang kita mulai, semuanya dimulai dengan baik.
Dan aku tidak membencimu, bahkan sampai saat terakhir kamu memilih dia, aku tidak membencimu.

Untuk terakhir kali ketika aku masih punya sedikit hak untuk bilang, aku sayang kamu.
Masih, sampai detik ini masih.
Bisakah kamu datang dan peluk aku terakhir kalinya…??

Ahh…sudahlah, aku tidak ingin membuat kamu menjadi berat, berjalanlah, jangan menengok lagi kalau memang kamu sudah yakin memutuskan.
Terima kasih sayang, aku sayang kamu.

#Repost from here 
Tuesday, May 10th, 2011. 09:23 AM


0 comments: