Kamu yang berjalan denganku, mendadak berhenti di persimpangan, diantara masa lalumu dan aku, masa kinimu.
Kamu yang melepas genggaman tangan aku, aku yang berdiri kebingungan melihat kamu menjaga jarak.
Kamu yang diam dan tidak menegurku sama sekali, berbelok ke arah masa lalumu, dan aku, masih disini diam memperhatikan langkahmu.
Aku tidak marah, aku tidak membencimu. Aku hanya kecewa.
Aku masih disini menunggumu kembali ke persimpangan kita.
Aku yang belum ingin melepas kita, aku yang belum sanggup benar-benar kehilangan kamu.
Aku yang mencoba mengerti tentang kamu dan lingkaran masa lalu kamu.
Aku yang kini hampir tidak kuat berdiri sendiri, setengah hatiku kelelahan melihat kamu terus berdiri disana, tanpa menengok ke arah aku.
Kamu yang tidak tahu kalau aku tahu semuanya. Atau memang kamu sengaja tidak mau tahu kalau aku mengerti.
Aku tidak tahu sampai kapan aku bisa ada disini terus menunggu kamu, tengoklah aku dan buat diri kamu sendiri mengerti kalau masa lalumu tidak akan bisa terus hidup di masa sekarang.
Tapi jika kamu masih terlalu mencintai masa lalu kamu, katakan, dan aku akan berhenti.
Aku akan berbalik dan membiarkan kamu mencari masa lalumu lagi.
Berhentilah berjalan membelakangiku sayang, berbalik dan katakan kita harus apa sekarang, jika berhenti pilihanmu, aku akan menyerah.
Thursday, May 05th, 2011
#Repost from here

0 comments:
Post a Comment